Tanpa Kategori 04 Jun 2026 19

Muhammadiyah Gandeng TBM FK Unismuh Layani Warga Kepulauan

Muhammadiyah Gandeng TBM FK Unismuh Layani Warga Kepulauan

Muhammadiyah Gandeng TBM FK Unismuh Layani Warga Kepulauan

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar bersama Lazismu, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Pengembangan Masjid (LPCRPM), Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, serta Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menggelar pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran daging kurban di Pulau Kodingareng, Jumat, 29 Mei 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah Muhammadiyah tersebut bertujuan memperluas manfaat kurban sekaligus menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan program sosial.

Sejak pagi, tim berangkat menuju Pulau Kodingareng melalui jalur laut. Setibanya di lokasi, warga mulai berdatangan ke area masjid untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan menerima distribusi daging kurban yang telah disiapkan panitia.

Pelayanan kesehatan gratis menjadi salah satu program yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Warga dari berbagai kelompok usia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan dasar.

Penanggung Jawab Divisi Keorganisasian TBM Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar, Anugrah Wulandari, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat sekaligus pengalaman berharga dalam pelayanan kesehatan komunitas.

“Kami dari TBM FK Unismuh merasa sangat berterima kasih atas kepercayaan serta ajakan kerja sama dalam kegiatan ini. Keterlibatan kami dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Pulau Kodingareng menjadi pengalaman pengabdian yang sangat berarti,” ujar Anugrah.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan dalam bentuk daging kurban, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan kebahagiaan dari penyaluran qurban, tetapi juga memperoleh manfaat dari pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain layanan kesehatan, panitia juga menyalurkan daging kurban yang dihimpun oleh Lazismu dan sejumlah masjid Muhammadiyah di Kota Makassar. Distribusi tersebut menyasar masyarakat yang selama ini relatif jarang memperoleh manfaat kurban, khususnya warga di kawasan kepulauan.

Manager Area Lazismu Makassar, Muhammad Imaduddin, menjelaskan bahwa penyaluran kurban tahun ini difokuskan pada kelompok masyarakat marjinal dan wilayah pinggiran yang membutuhkan perhatian lebih. Ia menilai daerah kepulauan menjadi salah satu lokasi yang perlu diprioritaskan dalam distribusi manfaat kurban.

“Hasil qurban baik yang dihimpun Lazismu maupun dari masjid Muhammadiyah diperuntukkan bagi masyarakat marjinal dan pinggiran kota yang jarang menerima manfaat qurban. Kita meneruskan kebahagiaan yang dititip melalui kami di Lazismu Makassar,” ujar Imaduddin.

Menurut Imaduddin, penghimpunan kurban tahun ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan pengusaha yang mempercayakan penyalurannya kepada Lazismu Makassar. Dukungan tersebut memungkinkan manfaat kurban menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah yang membutuhkan.

Wakil Ketua PDM Makassar, Abd. Haris Azis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah yang diwujudkan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menyebut pendekatan tersebut menjadi salah satu cara memperkuat hubungan organisasi dengan warga di wilayah kepulauan.

“Ini merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah. Kita mengunjungi ranting Muhammadiyah yang nantinya akan menjadi Cabang Muhammadiyah Kepulauan Sangkarrang,” kata Haris.

Ia juga menjelaskan bahwa Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata, baik melalui bidang sosial, kesehatan, maupun penguatan kelembagaan. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan di Pulau Kodingareng tersebut menjadi contoh integrasi antara pelayanan kesehatan dan program sosial keagamaan dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui kolaborasi berbagai unsur Muhammadiyah dan mitra setempat, masyarakat tidak hanya menerima manfaat kurban, tetapi juga memperoleh akses layanan kesehatan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga kepulauan.


Bagikan: WhatsApp Twitter Facebook