Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (BEM-FK Unismuh) melalui program SANG SURYA (Semangat Aksi Nyata Gerakan Sejuta Upaya Rehabilitasi Yang Adaptif) berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (PERDOSNI) menggelar kegiatan NeuroSport di Anjungan Pantai Losari, Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan rangkaian senam otak, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi kesehatan bagi masyarakat sekitar bersama mahasiswa dan dokter spesialis neurologi.
Program kolaboratif itu dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan saraf dan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Melalui pendekatan edukatif dan pelayanan langsung, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mudah diakses.
Penanggung jawab SANG SURYA dari Pengabdian Masyarakat BEM-FK Unismuh 2025/2026, Az Zahra Ramadhani, mengatakan kegiatan NeuroSport menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan tenaga medis profesional menjadi langkah penting agar edukasi kesehatan dapat berjalan lebih efektif.
Zahra menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fungsi otak dan kesehatan neurologis. Menurutnya, pendekatan yang santai dan interaktif membuat masyarakat lebih mudah menerima informasi kesehatan.
Dalam rangkaian acara, masyarakat mengikuti senam otak bersama yang dipandu secara langsung di area kegiatan. Aktivitas tersebut bertujuan melatih konsentrasi, koordinasi tubuh, serta menjaga fungsi kognitif agar tetap optimal di berbagai kelompok usia.
Selain senam otak, mahasiswa BEM-FK Unismuh bersama dokter spesialis neurologi dari PERDOSNI juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Az Zahra Ramadhani menilai antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan pelayanan kesehatan terbuka seperti ini masih sangat dibutuhkan. Ia menyebut masyarakat terlihat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi hingga selesai.
“Kegiatan seperti ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat karena mereka bisa memperoleh edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara gratis,” kata Az Zahra Ramadhani.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa kedokteran dalam kegiatan pengabdian masyarakat juga menjadi sarana pembelajaran di luar ruang kuliah. Ia menjelaskan mahasiswa dapat belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memahami kondisi kesehatan yang ada di lapangan.
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Az Zahra Ramadhani.
Melalui kegiatan NeuroSport, BEM-FK Unismuh berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan neurologis dapat meningkat. Ke depan, program SANG SURYA diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan kolaboratif yang adaptif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.